Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tips Karantina Biar Gak Merana

 Bah, menjelang berangkat traveling saat kebijakan karantina 3 hari. Di perjalanan tetiba jadi 7 hari. Kemudian saat pulang harus karantina 10 hari.”

Pandemi Covid-19 ini membawa dinamika yang di luar kebiasaan. Dengan tujuan mencegah penyebaran wabah dari luar negeri maka perjalanan ke Indonesia bagi traveler asing dan kembalinya orang Indonesia dari luar negeri dua-duanya dikenai aturan karantina dan tentunya jadi semakin mahal. Pengecualian bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI à TKI, TKW), Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pelajar yang bisa dapat fasilitas gratis karantina di wisma atlit. Di luar tiga itu siap-siap seperti saya jadi pekerja migrain. Pucing pala berbie.

Berdasarkan aturan karantina terbaru per 4 Januari 2022, dibagi jadi 10 dan 7 hari tergantung dari negara asal kedatangan. Desember lalu, saat Kembali dari perjalanan ke Amerika Serikat, kebijakannya karantinanya 10 hari. Saya menjalani karantina di hotel bintang 3 dengan biaya 9 juta / kamar untuk jenis double bed room single occupancy (kamar sendirian). Untung dibayarin sama pihak travel agent yang mempekerjakan saya. Malah, salah satu klien saya harus bayar hingga 30 juta untuk satu kamar di hotel bintang 5. Fasilitas ini termasuk loundry lima potong pakaian per hari, makan tiga kali sekali tapi ga boleh keluar kamar, ga boleh pesan makanan dari luar. Berat. Seberat rindu.

Mau ke luar negeri (LN), jadi mikir berkali-kali. Kalo emang harus ke LN monggo aja tapi protokol kesehatan (prokes) ketat dijalankan biar kembali dalam kondisi sehat walafiat.

Atau mungkin ikuti sarannya pemerintah untuk gak jalan-jalan ke mancanegara dulu sampai situasi kondusif. Dari pada pulang-pulang bawa dan nyebarin virus. Dan, mungkin juga ini saatnya kita mengeksplorasi wisata dalam negeri. Komodo, Labuan Bajo, Mandalika, Toba, Pulau Weh, di Aceh, Belitung, Toraja, Maluku hingga Raja Ampat, Papua. Banyak kan tempat menakjubkan di negeri ini. Biar pariwisata domestik negeri kita tercinta bergairah dan roda perekonomian bergerak.

Untuk sementara, bagi yang sedang menjalankan karantina, mari selesaikan karantina dulu. Yang sedang dan ada rencana bepergian ke luar negeri, saat Kembali ke tanah air ga perlu pake nyogok ga perlu pake kabur. Jalani karantina. Apapun yang terjadi yang penting sopan ya. Ehem. Dan, yang sobat traveler perlukan selama karantina adalah sebagai berikut:

1.     Koneksi data/internet yang mumpuni biar bisa browsing/nonton youtube dan biar ga ketinggalan drakor favoritmu di Netflix. Kalo koneksi ga bagus atau bahkan ga ada akses ke internet, ya berarti dikasih kesempatan buat semedi/kontemplasi/ibadah whatever you call it.

2.     Cemilan secukupnya. Kecuali, sobat traveler emang berniat memamah biak dan meng-gemoy-kan badan. Gak perlu berlebihan. Toh dapat makan tiga kali sehari. Di tempat saya menjalankan karantina ada bonus cemilan di sore hari dari mulai combro, es krim sampai es krim. Kebetulan di tempat saya karantina, masih boleh terima kiriman makanan asal dititip ke resepsionis dan nanti petugas hotel yang akan mengantar ke depan kamar dan menyimpannya di atas kursi yang disediakan untuk kiriman makanan.

3.     Punya buka bacaan, asyik juga. Karena lama kelamaan di depan layar HP mulu bikin mata jadi siwer.

4.     Kalau karantinanya berdua, bisa siapkan board games, kartu remi, gaple, sudoku, apapun yang bisa membunuh rasa bosan.

5.     Bawa laptop. Biar bisa nulis jurnal/blog, kerja atau bikin konten. Apapun yang penting produktif.

6.     Bawa mini speaker. Biar bisa denger musik/podcast-nya makin afdol atau biar bisa denger kajian/bacaan qur’an atau apapun kitabmu. Biar karantinanya nambah poin buat masuk syurga.

7.     Kalau ternyata barang-barang no 1-6 ga tersedia atau belum dibawa saat traveling, minta dikirimin aja sama orang rumah.  

8.     Pagi atau sore usahakan stretching atau olahraga ringan: sit up, push up, yoga. Lakukan apapun biar tetep keringetan dan ga nimbun lemak. Jangan kek saya 10 hari karantina, kerjaannya makan, bobok, ngemil, guling sana guling sini. Alhasil pulang karantina saat timbang badan malah nambah 4 kilo. Ten days of memamah biak!

9.     Ingat! Jaga diri, jaga keluarga, jaga prokes. Sehat dan bahagia selalu ya.


Itu ekspresiku di hari ke-6 karantina. Mana ekspresimu?

Posting Komentar untuk "Tips Karantina Biar Gak Merana"