Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tipe Copet Di Eropa


Hasil gambar untuk pickpocket in paris
Pic by traveldudes.org
Copet sekarang jadi salah satu issue yang lagi disorot terutama di banyak objek wisata di kota-kota tujuan wisata di Eropa. Ada banyak kasus pencopetan hingga Scam (penipuan) dan yang jadi korban adalah turis.

Untuk Scam ada banyak modus yang dilakukan untuk ‘menjebak’ para turis dair mulai sok sok romantis kasih bunga gratis atau berbaik hati nawarin makanan burung tapi ujung-ujungnya minta puluhan Euro seperti yang sering terjadi di sekitaran Piazza del Duomo di pelataran Katedral Milan. Lain lagi di seputaran Taqsim Square – Istiklal Avenue di ibu kota Turki, Istambul. Di sana ada orang yang dengan ramah nawarin nongkrong dan minum  di bar. Kita pasti mikir ini orang kerja di bar tersebut. Seneng-seneng lah kita; minum, haha hihi, nge-dance  tapi begitu bayar tagihannya, ‘digetok’ bisa sampe ratusan dolar. Dan, orang yang ngajak kita minum itu udah entah kemana. Apes!

Okay, kita akan bahas lebih detail tentang jenis-jenis scam ini lain waktu. Now, Let’s talk about COPET. Kalau di atikel sebelumnya saya nulis tentang kota-kota di Eropa yang rawan copet kali ini saya mau berbagi cerita tentang tipe-tipe copet yang biasa berkeliaran di berbagai destinasi wisata di Eropa. Ada ragam tipe, modus operasi dan penyamaran. Let’s cekidot!

Tipe Gipsi

Hasil gambar untuk pickpocket gypsy
pic by travelscams.org
Tipe ini biasanya penampakannya berupa gerombolan emak-emak atau gadis-gadis berambut panjang, dikepang, berkulit putih kecoklatan, berbaju casual; celana jeans, rok gombrong, dan sejenisnya. Kadang sendirian tapi lebih sering bergerombol atau seenggaknya punya temen duet saat beraksi. Modus operasinya: “tourist survey”, kasih gelang persahabatan, atau nawarin bunga mawar. Saat mereka beraksi dengan modusnya itu, biasanya akan berakhir dengan kehilangan barang milik wisatawan. Mereka banyak ‘berkeliaran’ di kota-kota wisata terutama di Italia seperti Roma atau Pisa.

Terakhir kali ke kota Pisa sekitar bulan Maret lalu, di restoran tempat makan siang yang punya restoran sempet nunjukin saya gerombolan gadis gipsi yang sepertinya jalan kaki menuju kawasan Menara miring Pisa. Si pemilik restoran bilang, “Tuh, liat gerombolan gipsi. Ati-ati sama mereka, pencopet ulung!”

Tipe Perlente

Hasil gambar untuk pickpocket in five star hotels
pic by bostonglobe.com
Tahun 2013, saya pernah bawa rombongan ke Austria. Di Ibukota Austria,Wina, yang terkenal sebagai salah satu kota aman dan sering dapat gelar “World’s most livable city” dan bahkan dinobatkan sebagai kota dengan the bestquality of living” di dunia, kami nginap di sebuah hotel bintang empat.

Satu pagi, saat kami lagi nikmatin sarapan, tiba-tiba ada teriakan histeris. Ih, ternyata itu peserta saya. Dia histeris karena tas nya ilang. Dan ternyata bukan satu tas aja yang ilang, ada dua tas. Tas dia dan tas teman sekamarnya. Jadi dua perempuan ini tinggal satu kamar dan kalau duduk di bus pun sebangku, pas sarapan pun mereka kompakan duduk di meja yang sama lalu ninggalin tas di meja buat ambil sarapan. Begitu beres ambil sarapan dan balik kemeja, tas mereka berdua udah raib. Hp, dompet, uang ribuan euro, kartu kredit, kartu ATM, dan paspor, semua ada di dalam tas.

Yang satu tampak bisa ngontrol emosi, tapi yang satu lepas kendali. Jerit-jerit histeris sampai bawa-bawa nama jendral.

“SIAPA DUTA BESARNYA? GUE KENAL JENDRAL bla bla bla.“

Ya, terus kalau kenal jenderal  maka rampoknya akan balik lagi dan nyerahin tas beserta isi-sisinya, gitu? Orang emosi kadang suka aneh-aneh.

Hotel dibuat heboh. Minta rekaman CCTV susahnya minta ampun. Polisi udah datang buat olah TKP. Saya sibuk kontak kedutaan. Teman-teman TL dan runner (Staf travel agent dari Jakarta yang ikut serta untuk bantu mengorganisir) bantu buat koordinasi program acara hari itu. Sementara beberapa teman kantor si mba berusaha bantu nenangin. Ada kali sekitar hampir 30 menit buat nenangin si mba histeris ini. Sialnya hari itu hari Sabtu, kedutaan libur. Pantes aja nggak ada respon dari kedutaan.

Rupanya ada saksi mata yang sempet ngeliat sepasang suami istri berusia lanjut dan berpakaian rapi ngambil kedua tas itu. Tapi saksi mata nggak tau kalau tas itu bukan milik si pasangan tua itu, tapi milik peserta saya. Dan waktu kedua peserta itu kembali ke meja dari ambil makanan di meja buffet, sadar kalau dua tasnya lenyap, mereka teriak kalau tas nya ilang. Tapi, si pasangan suami istri tua perlente itu udah lenyap.

Ya, maling bisa nyamar jadi tamu hotel  berbintang dengan gaya rapi, perlente dan berkelas. Dan, kawasan yang mereka incer adalah di lobi dan restoran. Mereka siap ‘menerkam’ tamu yang lengah saat chenk-in/check-out, foto-foto, atau saat sarapan.

Tipe ‘Miss Jinjing’

Hasil gambar untuk pickpocket in shopping center
pic by nbcmiami.com
Tipe ‘miss jinjing’ ini hobinya keluar masuk tempat belanja. Bukan buat belanja barang-barang di tempat tersebut tapi buat ngincer miss jinjing sesungguhnya alias turis perempuan yang belanja. Copet tipe ini belanjanya ya barang-barang milik orang-orang yang lagi belanja.  Sekali turis yang lagi belanja lengah, habis dikuras lah isi tasnya. Dompet, paspor melayang.

Kejadian ketemu ‘miss jinjing’ ini dialami salah satu peserta tour saya saat belanja di Pusat Perbelanjaan Primark di London beberapa waktu lalu. Dompet, uang beberapa ratus pounsterling dan paspor lenyap.

Tipe ‘Turis’

Hasil gambar untuk pickpocket in tourist destination
pic by transferpraha.cz
Modus penyamarannya sok sok jadi turis. Random ngintil-ngitil rombongan turis terus ikut naik bus rombongan yang mereka incer. Sering kali modus ini berhasil dan menghasilkan barang curian yang lumayan. Bayangin aja kalau ada yang ninggalin tas LV (Louis Vuitton) atau Hermes di dalam bus. Tasnya aja bisa puluhan bahkan ratusan juta ditambah lagi isinya. Wuiiih, pesta pora itu mah sih!

Tipe Little Angel

Hasil gambar untuk kids pickpocket
pic by bobarno.com
Tipe ini adalah tipe anak-anak sampai remaja yang mukanya lucu, innocent, ngegemesin tapi jago banget nyopet.

Tipe Polisi

Jangan begitu aja percaya dengan orang berseragam polisi di random area dan belaga mau ngecek paspor. Ini sejenis scam yang bisa berbuntut pemerasan.

Tipe Kalijodo(h)

Ini dia tipe penuh tipu daya. Ganteng-ganteng dan cantik-cantik. Yang cowok kek Aliando atau Ronaldo.  Mereka bisa bikin cewek-cewek kelepek-kelepek dan mikir ya Allah … kali jodo gue iniiih!

Sementara copet yang cewek kek Jennifer Lopez atau Selena Gomez. Bisa bikin calon korban cowok teromes- omes atau bahkan berpikir Masyaallah kali jodo gueeeeee juga ini!

Calon korban diajak ngobrol, dibujuk, dirayu. Eeeeh nggak taunya dompet dan tas lenyap. Yah, kirain bisa buat perbaikan keturunan tapi ternyata maling! Dapet salam dari kalijodo! Amsioooong dah!

Tipe Mahkluk Halus Sakti Mandraguna

Dan, rata-rata copet di Eropa itu semacam makhlus halus titisan brama kumbara sepertinya—kalau nggak tau siapa Brama Kumbara coba Tanya sama tante dan omnya. Tipe ini ilmu meringakan tubuhnya dahsyat. Nggak tau asal muasal dan gimana penampakannya, tau-tau barang kita ilang dan nggak ketauan siapa yang ngambilnya, gimana ilangnya, kemana larinya si maling. Sakti kan? 

Next on the blog, ada tips aman dan selamat saat traveling. Stay tune.

33 komentar untuk "Tipe Copet Di Eropa"

benbenavita 2 Agustus 2017 19.29 Hapus Komentar
Aku bacanya serius banhet lho kak. Agak ngeri ya tipe2 copet yang ka idfi tulis ini. Eh bukan agak lagi. Emang beneran ngeri ya lord. Lebih aware lagi nih. Hft.
idfipancani 2 Agustus 2017 20.05 Hapus Komentar
Kalau kita aware dan ga ceroboh/sembrono sih inshaallah amaaaaan ...
Unknown 3 Agustus 2017 01.33 Hapus Komentar
wadeuh.. mata kudu jeli nih kalau ayak gini.. jangan sampe deh adi korbannya.. amit2
idfipancani 3 Agustus 2017 12.44 Hapus Komentar
kudu jeli beneeer. Jangan kalah jeli dari cupetong hahaha
Ariefpokto 6 Agustus 2017 22.48 Hapus Komentar
Ngeri yg tipe Kalijodoh. Bisa pindah kewarganegaraan kalau kecopet hatinya
idfipancani 7 Agustus 2017 12.51 Hapus Komentar
hahahha betoeeeeel
Andiyani Achmad 28 Agustus 2017 23.53 Hapus Komentar
Bahahahah kocak, ada juga copet tipe miss jinjing & kalijodoh hahahaha 😂😂😂
Oline 29 Agustus 2017 00.06 Hapus Komentar
Ehh buseet deghhh.. gak di Indo atau Eropa juga ada ya macem2 copet ..
idfipancani 29 Agustus 2017 00.13 Hapus Komentar
ada dong :)
idfipancani 29 Agustus 2017 00.14 Hapus Komentar
ada beneeeer :)
Puspa 29 Agustus 2017 00.23 Hapus Komentar
Hihihi copet mancanegara asyik juga diamati.
PutriKPM 29 Agustus 2017 00.40 Hapus Komentar
Semenjak follow the new bikin gregetan di instagram, aku jadi agak super waspada kalau lg di jalan atau traveling. Jaman sekarang banyak yg ngehalalin segala cara :(
Serem banget lah asli
nur annisa 29 Agustus 2017 00.51 Hapus Komentar
wadaw kudu ekstra hati-hati kalo liburan ke luar negeri nih :D
Liswanti 29 Agustus 2017 08.50 Hapus Komentar
Jafinya brama kumbara hehehe. Ternyata ada banyak tipe copet. Ngeri kudu hati2.
idfipancani 29 Agustus 2017 18.56 Hapus Komentar
asyik diamati tp ga asyik kalo kena aksi mereka :)
idfipancani 29 Agustus 2017 19.02 Hapus Komentar
emang sehrusnya kita waspada kemanapun bepergiannya.
idfipancani 29 Agustus 2017 19.02 Hapus Komentar
gak cuma je luar negeri kok. kemanapun emang harus hati2
idfipancani 29 Agustus 2017 19.03 Hapus Komentar
iyak banyak tipe copet. yg paling sakti ya yg tipe brama kumbara hahahh
Dini 29 Agustus 2017 23.18 Hapus Komentar
Ternyata copet di Eropa lebih gape dan variatif dari yang di Indonesia. Yang paling mesti diwaspadain sih kayaknya yang terakhir. Tangannya bisa nembus tas kayaknya. Thanks sharingnya Mas Idfi, buat bekel kalo kapan-kapan ke Eropa.
Cream Penghilang Flek Hitam Paling Ampuh 30 Agustus 2017 00.41 Hapus Komentar
banyak banget ya tipe-tipe pencopet yang bahkan belum pernah kita tahu..
Ulihape 30 Agustus 2017 01.06 Hapus Komentar
nah ini yg sdh ditunggu2 hehe, semoga gak adakw kw nya deh haha
Marga Apsari 30 Agustus 2017 02.05 Hapus Komentar
Biarpun di Eropa kudu tetep hati-hati yaaa. Males banget kalau lagi traveling, eh malah kecopetan :(
aurabiru 30 Agustus 2017 02.22 Hapus Komentar
saya trauma sama yang namanya copet, boro2 kecopetan di luar negeri. kecopetan di dalam negeri, merantau dan di rantauan gak ada saudara plus di tanggal tua bikin ngenes pake banget. imbasnya jadi trauma sampai sekarang
idfipancani 30 Agustus 2017 08.20 Hapus Komentar
semoga bermanfaat. Makasih udah mampir dan ninggalin jejak :)
idfipancani 30 Agustus 2017 08.21 Hapus Komentar
dan masih banyak lagi modus2 operandi lainnya
idfipancani 30 Agustus 2017 08.21 Hapus Komentar
kalo ada .. amsyonnng (sial) dah lol
idfipancani 30 Agustus 2017 08.21 Hapus Komentar
semoga gak sampe apes dah ... mangkanya selali waspada :)
idfipancani 30 Agustus 2017 08.22 Hapus Komentar
aduh kecopetan dimana mbak? gmn kejadiannya?
Wian 31 Agustus 2017 03.46 Hapus Komentar
"Kaliii jodo gue" bahahahahaha ngakak.

Yasalaamm. Padahal aku klo lg sarapan di hotel sering loh ninggal tas di meja sementara aku berburu makanan. Tapi bukan di yurop sana. Di indonesia.
idfipancani 31 Agustus 2017 07.43 Hapus Komentar
ish jgn suka ninggalin tas sembarangan kakakkkk :) Tar kalo ilang, cakar-cakar lante looo LOL
idfipancani 31 Agustus 2017 07.43 Hapus Komentar
ish jgn suka ninggalin tas sembarangan kakakkkk :) Tar kalo ilang, cakar-cakar lante looo LOL
Timo 4 September 2017 23.32 Hapus Komentar
Ih seru banget bacain blog post nya Idfi huehehe. Eh bener juga tuh yg tipe survey, alias serombongan, yg satu tanya2in kita, jd kita lengah, yg lainnya gerayangin tas kita. Ishhh ... jahap!
idfipancani 7 September 2017 10.37 Hapus Komentar
aaakh senangnya ada blogger kondang mampir kemari hahahha. Btw iya tipe gerombolan gitu apalagi gipsi sering gue liat. Jahap emang :)