Otaru, Hokkaido

04.14

Otaru adalah kota pelabuhan di Shiribeshi, Hokkaido, sebelah barat laut Sapporo. Jaraknya kurang lebih sekitar 30 menit dari Sapporo. Di akhir masa berkembangnya Hokkaido pada abad 19 hingga awal abad ke-20, Otaru ini adalah salah satu kota pelabuhan dan perdagangan terpenting di Jepang. Banyak perusahaan dagang dan pelayaran membangun kantor, toko dan rumah bergaya barat di masa itu.

Wajib hukumnya ke Otaru ini karena ada banyak spot menarik di sini yang jarak dari satu spot ke spot lainnya bisa ditempuh dengan berjalan kaki. Yuk ah mari kita mulai petualangan di Otarunya. Cekidot.

OTARU CANAL

Otaru Canal di musim salju. Sumber: bridestory.com
Salah satu spot paling popular adalah Otaru Canal. Di awal abad ke-20, Otaru Canal ini merupakan jalur transportasi super sibuk untuk menyalurkan komoditas dari kapal ke warehouse yang ada di sepanjang kanal. Warehouse atau gudang-gudang penyimpaan itu sekarang udah berubah jadi museum, toko dan restoran.

SAKAIMACHI STREET

Sumber: istockphoto.com
Sakaimachi street ini adalah pusat kesibukan sejak abad ke-19 hingga sekarang. Gedung sepanjang Sakaimichi street yang dulunya adalah pusat perkantoran dan perdagangan sekarang berubah jadi restoran, kedai kopi, butik, toko suvenir hingga museum.

KITAICHI GLASS SANGOKAN

Sumber: en.otaru-sakaimachi.com
Museum satu ini menempati bangunan bersejarah yang dibangun di taun 1891 sebagai gudang ikan tapi sejak 1983 mulai digunakan sebagai outlet Kitaichi Glass yang terkenal memproduksi hiasan dan ornamen terbuat dari kaca.

MUSIC BOX MUSEUM

Sumber: hokkaido.co.kr
Otaru Music Box Museum ini menempati gedung yang dibangun tahun 1902. Di dalamnya terdapat kurang lebih 25.000 jenis kotak musik aneka ukuran, bentuk, desain, dan warna. Di hall 2 ada kotak musik antik dan berbagai barang antik, yang berhubungan dengan musik tentunya, dari berbagai tempat di dunia. Kalau mau membawa kotak musik sebagai oleh-oleh bisa beli di hall lantai 1. Ada juga ikon jam besar yang berlokasi persis di depan museum yang akan mengeluarkan melodi lagu setiap 15 menit sekali. 

Sumber: de.jal.co.jp
Personally, Music Box Museum is my favorite. Saya betah berlama-lama di sini, bisa menghangatkan badan, maklum dua kali ke Hokkaido selalu pas musim dingin, sambil dengerin suara musik dan ada toilet gratis hahaha.

LeTAO
Mungkin ada yang familiar dengan cheese cake khas Hokkaido merek DORÉ by LeTAO yang gerainya bisa ditemui di beberapa mall premium di Jakarta. Cheese cake-nya lembut dan enak banget kan? Nah, LeTAO yang awalnya, ketika pertama kali dibuka tahun 1998, dikenal sebagai pembuat coklat dan kemudian memproduksi double Fromage, kue keju yang lumer di mulut dan rasanya juara banget, yang kemudian nge-hits seantero Jepang. Dan, LeTAO ini asalnya dari Otaru.

LeTAO. Sumber: hanatour.com
Ada beberapa outlet LeTAO di Otaru ini tapi main store-nya berlokasi gak jauh dari Music Box Museum. Ngenalinnya gampang. Tinggal cari bangunan berasitektur eropa dengan menara jam yang tiap jamnya akan mengeluarkan suara alunan musik. Kabarnya alunan musiknya dibuat oleh Otaru Music Box Museum.

Di lantai bawah LeTAO menjajakan aneka jenis oleh-oleh cemilan dari coklat dan keju. Sementara kalau mau bersantai sembari ngopi atau ngeteh dan icip-icip taneka jenis pastry terutama double formage-nya yang kesohor itu tinggal naik ke lantai dua.


Double Fromage. Nyam nyam nyam. DokPri.


ROKATEI OTARU CANAL SHOP


DokPri.

Toko satu ini boleh jadi salah satu favorit saya di Sakaimachi Street, Otaru. Sebenernya ini toko oleh-oleh biasa. Aneka jenis oleh-oleh cemilan dari mulai kripik kentang sampai aneka jenis biskuit ada di sini. Nah, yang di luar kebiasaan adalah setiap beli camilan atau oleh-oleh di sini, kita bisa dapet free coffee di lantai 2. Ngopinya bisa sambil duduk santai pula. Terakhir ke sini, di bulan Pebruari lalu, dengan beli cream puff (sejenis kue choux/sus berisi krim vanila yang lembut) enak seharga cuma 102 yen (-/+ Rp 14.000) kita bisa dapet kopi gratis. Kan, lumayan banget.

That’s all about Otaru. Eits, cerita tentang Hokkaido-nya belum kelar kok. Masih ada satu lagi tempat yang recomended banget di Hokkaido yaitu Nobrotibetsu Date Jidaimura. Tempatnya seperti apa, ada apa kah di sana? Just stick around as Traveler Modis will be right back.

You Might Also Like

8 komentar

  1. Wah cheese cake-nya bikin pengin. Aku penasaran dengan museum kotak musiknya. Di Malang ada beberapa kotak musik kuno yang dipamerkan di Museum Musik Dunia. Waktu itu ke sana sendirian dan sepi banget, rasanya agak-agak gimana gitu di bagian kotak musik tersebut.

    BalasHapus
    Balasan
    1. kebayang film horor yak kak Puspa? hahaha Tapi yang di Otaru, musium kotak musiknya gak nyeramin sama sekali. justru sangat menyenangkan.

      Oh ya, kalo cheese cake-nya emang enak bangeeet banget banget. :)

      Hapus
  2. simple tapi menarik ya beli camilan free minuman terus diminum sambil liat pemandangan diluar rasanya kok jadi mahal ya hahaha...ditunggu kak lanjutan ceritanya. Tos!

    BalasHapus
    Balasan
    1. beli sesuatu dengan harga ekonomis lalu dapat bonus barang mah menarik bangeeeet hahah. sip, makasih dah mampir yaaa.

      Hapus
  3. Itu enak juga ya modal 14rb bisa dapat oleh2, kopi gratis sama busa ngasoh..

    Hadududuuhhh... Warga +62 kaya saya masih suka yg murah dan dan gratis..

    BalasHapus
    Balasan
    1. bukan warga +62 yg suka murah dan gratisan, orang-orang lokal (jepang) pun sama ajaaah kakakkkk 😁

      Hapus
  4. Woooow 25 ribu koleksi music box???? Aku punya satu aja, jamannya masih SD itu bahagia banget punya music box wkwkwkkwk langsung gugling dong, penasaran kek gimana aja itu koleksi music box-nya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. jangan cuma di googling kak ,,, di kunjungin juga ... aminnnn semoga dirimu kesanah segera yah :)

      Hapus

Popular Posts

Follow by Email