WAJIB BACA ARTIKEL INI JIKA KAMU INGIN KELILING DUNIA (BAGIAN 2)

03.24


Masih berkeinginan untuk traveling keliling dunia? Setelah bagian pertama (baca di sini), sekarang saatnya baca kelanjutan artikel tentang hal-hal yang berpotensi membawamu melihat dunia bagian ke-2. Cekidot!


PROFESI

Banyak loh profesi yang berpotensi traveling. Bisa Kerja di perusahaan minyak, jadi Public Relation (PR), Sales & Marketing, model, MC, pemain film, penyanyi bahkan yang lagi ngehits adalah stand-up comedian. Semua berpotensi traveling. Kalo jadi pilot, pramugara/i, diplomat, tour guide atau tour leader seperti saya, ya, udah lah gak usah ditanya, pasti traveling mulu. Tapi ada juga profesi-profesi yang mungkin kurang  “kedenger” tapi sebenernya potensi travelingnya gede banget.

Misal, jadi lokal staf di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) atau Konsulat Jendral Republik Indonesia (KJRI) yang ada di luar negeri. Seperti adik ipar saya, Yuslan, jadi lokal staf bagian konsuler di KJRI di New York, Amerika Serikat (AS). Saat banyak orang cuma bisa mimpi kapan bisa ke tempat-tempat yang jadi setting film-film Hollywood, ipar saya ini tiap hari ngusat-ngesot di Manhattan ke Fifth Avenue, Madison Avenue, atau Central Park Karena kantor KJRI ada di daerah bergengsi itu. Belum lagi dia harus keliling kota-kota di AS untuk mensosialisasikan kekonsuleran yang meliputi paspor hingga kewarganegaraan ke warga Indonesia yang menetap di AS. Seru.

Pekerjaan lain yang gak kalah seru, kerja di kapal pesiar. Bisa keliling dunia banget. Contohnya salah seorang teman kuliah, Ari, kerja jadi waiter di restoran di salah satu kapal pesiar internasional berukuran raksasa berkapasitas 5000-an penumpang. Kedengarannya cetek ya jadi waiter padahal butuh skill khusus dan kerjanya rodi bingits tapi duitnya banyak. Tahun pertama, dikontrak 10 bulan. Keliling dunia, mampir ke Amsterdam di Belanda, Nice di Prancis, Monte Carlo di Monaco, Venesia di Italia, Istambul di Turki dan tempat-tempat indah lainnya. Begitu kembali ke Indonesia, bisa beli sebidang tanah. Setelah istirahat 2 bulan, dia pesiar lagi untuk 10 bulan berikutnya. Sekembalinya ke Indonesia, udah bisa bangun rumah. Lalu, pulang dari pesiar di tahun ke-3, langsung “belah duren” alias kawin.

Bidang lain yang juga potensi travelingnya besar adalah jadi seniman dan atlet. Kalo serius  dan profesional bisa banget tuh seperti para atlet kaliber dunia. di Indonesia ada mantan ratu tenis Indonesia; Yayuk Basuki dan Angelic Widjaja yang bisa ikut turnamen-turnamen kelas dunia di Inggris, Amerika, Prancis, Australia. Ada juga Alan Budikusuma dan Susi Susanti, pasangan mantan raja dan ratu buluangkis dunia peraih medali emas olimpiade tahun 1992 di Barcelona, Spanyol. Mereka keliling dunia untuk bertanding dan mengharumkan nama bangsa. Di bidang seni, ada Eko Supriyanto seorang maestro seni tari, koreografer dari Solo kelahiran Astambul (bukan Istambul, Turki) Kalimantan Selatan, yang kabarnya pernah jadi konsultan tari pertunjukan Broadway, Lion King, di New York dan pernah keliling dunia menjadi penari di konser-konser sang ratu pop dunia, Madonna. Wuiiiih keren!

Atau mau jadi agen asuransiAtau ikutan MLM (Multi Level Marketing)? Potensi jalan-jalannya gede loh. Udah bukan rahasia lagi kalau jadi agen asuransi atau MLM sering kali pelesiran ke mancanegara dengan catatan target penjualannya tokcer.

Make Up Artist. Profesi satu gak bisa dianggap sebelah mata loh. Sebagai contoh; Intan Sahrini, yang asli USA (Asli Urang Sunda) dan kebetulan adik kandung saya, dari cuma sekedar bantu ibu dan tante saya nge-make up-in pager ayu kawinan di kampung halaman di Bandung kemudian bisa ngerias ke berbagai kota di Indonesia. Sejak 2005, Intan hijrah ke Amerika Serikat mengikuti suami yang kerja sebagai staff lokal KJRI di New York dan dari ngedandanin sesama warga Indonesia di New York, dalam dua tahun terakhir udah bisa berkiprah sebagai make up artist di New York Fashion Week, salah satu event akbar fashion show dunia.

Intan Sahrini, New York based Indonesian Make Up Artist. (IG:@intansahrini)
Short course Make Up by Intan Sahrini. Monggo yang mau ikutan #bantupromo

UNDIAN BERHADIAH

Ada banyak undian atau doorprize dengan hadiah-hadiah menggiurkan dan banyak tuh yang hadiah utamanya tiket pesawat pulang pergi (pp), menginap hingga paket lengkap jalan-jalan ditanggung semua. Jadi, kalo datang ke sebuah event jangan lupa selalu bawa dan masukan kartu nama ke fish bowl yang disediain oleh panitia. Kan, siapa tau beruntung. contohnya, Rindy, salah seorang teman baik adik, dia baru aja dapat doorprize berupa tiket pesawat pp salah satu penerbangan dari Jerman dan berhak nentuin sendiri destinasi di Eropa yang dituju. Saya sendiri, saat sedang mandu acara sebagai MC, gak jarang mengumumkan pemenang doorprize berhadian tiket Jakarta – Singapura – Jakarta sampai paket UMROH. Ngiler! Seumur-umur saya gak pernah menang doorprize. Andaikan setiap ngemsi boleh sabotase salah satu hadiah doorprize (yang ada gue digorok panitia!).

HOBI

Dari sekian banyak hobi, kayaknya, traveling lagi jadi trend. Traveling emang hobi yang seksi. Mengasyikan dan menggiurkan. Banyak penggila traveling, berawal dari hobi, jadi trip organizer. Mengkoordinir orang-orang untuk jalan-jalan, dibayarin pula.

Cung, siapa yang hobi curhat atau nulis serius di blog  (ngeblog)? Nggak jarang, loh, para blogger diundang ke acara ini itu bahkan hingga ke luar negeri. Waktu saya traveling ke Athena, Yunani, sempat ketemu dengan seorang blogger yang blognya berisi mengenai hal-hal mewah di dunia. Yang mampir ke blognya jumlahnya ribuan. Ternyata berkat blognya, orang-orang juga mampir ke tempat-tempat mewah yang direkomendasikan di blognya. Dia pun sebagai pemilik blog sering dapat undangan menginap gratis di hotel-hotel mewah di berbagai kota di dunia, makan enak di restoran-restoran mewah dan bahkan retail high fashion mau mensponsori blognya bagi-bagi hadiah dengan item seharga minimal 1000 Euro kepada para pemenang quiz di blog tersebut. Dahsyat!

Contoh lain, Trinity sang Naked Traveler. Dari blog bisa traveling gratis!

WORKING HOLIDAY

Buat sobat traveller yang masih berusia 18-30 tahun bisa ikutin kerja sambil berlibur di Australia selama 1 tahun dengan program Working Holiday Visa (WHV) yang merupakan hasil kerjasama pemerintah Indonesia dengan Australia. Ada beberapa teman saya yang ikutan program ini dengan kerja di perkebunan jadi pemetik apel, ada yang kerja di event organizer, dll. Salah satunya Abby yang kerja di event organizer. Kalau mau seperti Abby, coba aja apply atau cari informasi visa work & holiday ke Directorat Lintas Batas dan kerjasama Luar Negeri Desk Work and Holiday Visa, Tel 021-4955 3330, E-mail: workandholiday@imigrasi.go.id, website: http://www.imigrasi.go.id

Abby saat WHV di Australia. Akh andaikan akuh masih seumuran Abby #ngirimodeon! IG: @ablesmana

AU PAIR

Program au pair (baca; o per) ini adalah progam kerja sebagai asisten rumah tangga yang biasanya bantu-bantu ngurus anak dan kerjaan rumah tangga sebuah keluarga dengan imbalan dapat tinggal dan makan tanpa bayar dan bahkan dapet uang saku. Bisa sambil traveling juga, dong pastinya. Biasanya program au pair ini untuk co/ce single berusia 18-30 tahun.

Salah satu sahabat saya, Didi, pernah jadi au pair di sebuah keluarga di Swiss. Saking baik si host family-nya, Didi sampe dibiayain kuliah, loh.


Didi (ujung kanan) bersama host family. Sumber: Didi (IG:
@dididididoy19)
Lalu, negara mana saja kah yang biasanya butuh au pair ini? Amerika, Australia dan beberapa Negara di Eropa Barat. Kalau mau tau lengkapnya gimana tentang au pair ini, googling ajaaaaaaah kakak!


VOLUNTEER

Jadi volunteer atau sukarelawan juga bisa berpotensi membuat sobat traveller melihat dunia loh. Ada banyak kesempatan jadi volunteer melalui berbagai organisasi internasional. Sebagai contoh Freddy, kawan baik saya satu ini berlatar belakang seorang IT dan punya  hobi bertualang dan hobi nolong sesama. Aheeey! Petualangan menarik Freddy sebagai sukarelawan ini dia dapatkan melalui www.vso.org.uk


Berkat jadi sukarelawan di beberapa NGO (Non Government Organization) dari yang berbasis HAM  (Hak Asasi Manusia), Lingkungan Hidup hingga pendidikan, Freddy berkesempatan kerja sekaligus traveling di beberapa tempat berbeda; Thailand, Burma hingga Malawi.

DOA

Rejeki anak shaleh katanya berlimpah. So, kalau usaha udah keras, jangan lupa berdoa supaya dikasih kesehatan, kesempatan, dan rejeki untuk mewujudkan impian. Do your best and let God do the rest.

-GOOD LUCK-

You Might Also Like

3 komentar

  1. sabotase aja fi.. sabotase.. buat saya aja ya tuh doorprizenya.. hehehe
    sukses terus deh dengan hobi dan kerjaannya yaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiiin ... makasih yaaaaa

      Hapus
    2. aamiiin ... makasih yaaaaa

      Hapus

Popular Posts

Follow by Email