Wisata Kuliner Kota Tua Jakarta. Part 1: Coffee & Tea

21.04



 
Kota Tua Jakarta bukan sekedar objek wisata untuk mengenal sejarah Jakarta atau tempat foto-foto berlatar gedung kolonial berusia ratusan taun. Kota Tua juga bisa jadi salah satu tempat untuk wisata kuliner asyik di Jakarta. 
Berhubung lagi libur dulu dari traveling, saya jadi punya kesempatan untuk memuaskan hasrat wisata kuliner di Jakarta. Dimana lagi bisa duduk-duduk manis nikmatin makan &  minum sambil mandangin gedung-gedung megah berusia lebih dari satu atau dua abad sebagai saksi bisu sejarah kolonialisme Eropa bahkan bisa jadi kita makan di dalam gedung-gedung tersebut, salah satunya, kalau bukan di kawasan Kota Tua, Jakarta.


Yuk, mari kita ikuti petualangan wisata kuliner Traveler Modis ke Kota Tua Jakarta yang akan dibagi ke dalam beberapa bagian. Bagian pertama akan mengupas tempat-tempat ngopi dan ngeteh di Kota Tua. Ini dia “Wisata Kuliner Kota Tua Jakarta. Part 1; Coffee & Tea”.

JOIN JEERA COFFEE HOUSE

Kalau mau ngopi di jantung Kota Tua Jakarta, ya, Jeera Coffee tempatnya. Tempatnya emang gak seperti kedai kopi kekinian dengan desain serba cantik, trendy, instagrammable dan udah pasti rata-rata harga kopi dan cemilan/makanannya gak pake murah. Nah, kedai kopi satu ini unik tapi gak pake lebay.

Berlantai dua, bersahaja, gak terlalu besar. Lantai duanya seperti rumah pohon berbalkon dengan meja kursi kayu, sementara lantai dasarnya semacam kotak container yang disulap seperti perpaduan aquarium (kotak kaca) dan sel tahanan (jeruji besi penjara). Nama Jeera ini bisa berarti; jera dan jendela penjara. Gak nyangka dibalik wajah-wajah ramah dan penuh senyum dari barista, pramusaji hingga pendirinya ternyata mereka adalah adalah mantan ‘warga binaan’ yang pernah merasakan hidup dibalik jeruji besi dan jendela penjara.  

Kebetulan saat saya mampir kemari, Mas Gerhand, salah satu pendiri Join Jeera Coffee House, tanpa sungkan-sungkan menghampiri dan banyak bercerita tentang kisah ‘petualangan’ dan perjuangan sebagai warga binaan untuk bisa menginspirasi sekaligus mencetak barista-barista dan pengrajin-pengrajin yang handal hingga bisa mendirikan Jeera Foundation, Jeera Institute, dan termasuk mendirikan kedai kopi di jantung Kota Tua ini.

Lalu gimana dengan kopinya? Nikmat dan gak pake mahal. Dengan 7000 rupiah kita udah bisa beli secangkir kopi tubruk. Dengan 25 ribu rupiah kita bisa pilih aneka jenis single origin (kopi asli) Indonesia terbaik yang dikasih judul “Kopi Kampung Kita”. Sementara bagi penyuka kopi ala Italia seperti cappuccino, mochaccino, dan sejenisnya diberi judul “Kopi Kampung Sebelah. Dan, ada beberapa pilihan kopi lainnya. Saran saya, wajib coba PARADISE. That’s the best coffee, I’ve ever had. Seperti apa kenikmatan Kopi Paradise itu? Dan, gimana kisah petualangan inspiratif di balik kedai kopi ini? Langsung aja mampir ke Join Jeera Coffee House.


 
Ngopi dan ngemil. Kopi tubruk 7rb & risoles ayamnya juwaraaa!
Paradise!
Join Jeera Coffee House
Kantor Imigrasi Jakarta Barat
Jalan Pos Kota No. 4, Pinangsia, Tamansari, Jakarta Barat
Tel: +6281288034270
Buka: 10.00 – 22.00
www.jeerafoundation.com

SEMASA CAFÉ & SHOP

Tempat yang satu ini adalah kedai yang gak cuma menyuguhkan kopi tapi juga teh. Saya selalu menikmati duduk santai di kedai mungil di lantai 3 Gedung Olveh, gedung yang dibangun di tahun 1921, yang bergaya art deco dan berlokasi tidak jauh di seberang Stasiun Kota. Nyeruput teh sambil ‘didongengin’ tentang ‘dunia teh’ oleh salah satu pendiri Semasa yang berlatar keluarga tea enthusiast yaitu Joe adalah bonus yang sangat menyenangkan. 

Saya sudah nyoba dua jenis teh; Japanese Sencha dan Semasa Colonial Tea. Japanese Sencha adalah teh hijau dari kawasan Uji-Kyoto, Jepang, yang menurut tradisi dipanen setelah 88 malam dan dipetik di hari ke-89. Rasa tehnya lembut dan ada aroma ‘laut’ di dalamnya. Sementara Semasa Colonial Tea adalah teh hitam Indonesia dengan berbagai campuran rempah-rempah. Perpaduan teh dengan rempah-rempahnya nikmat banget!!!

Total ada 9 jenis teh, 11 jenis tea blends, 4 jenis kopi, 3 manual brew dan beberapa camilan. Rata-rata dibandrol seharga 30 ribu – 35 ribu. Worth to try banget.

Selain sebagai kedai ngopi dan ngeteh, Semasa juga merupakan komunitas kerajinan tangan. Jangan heran ketika masuk Semasa Café & Shop ada aneka pajangan dan kerajinan buatan tangan-tangan kreatif warga Jakarta dan sekitarnya yang bisa kita beli sebagai souvenir. Semasa Café & Shop juga tourist information center loh. Sambil ngopi dan ngeteh, wisatawan, baik asing ataupun domestik, bisa ngobrol bareng Joe dkk sambil bertukar informasi seputar hal-hal menarik di Jakarta. Apalagi basecamp-nya salah satu walking tour di Jakarta, Jakarta Good Guide, yang juga jadi salah satu mitra Semasa, ada di lantai yang sama. Jadi, bisa “one stop shopping”.

Saya pasti bakal balik lagi. Mau coba jenis teh yang lain dan pastinya pengen icip-icip kopinya.






Semasa Café & Shop
Gedung Olveh Lantai 3
Jembatan Batu No. 50, Pinangsia, Jakarta Barat
Tel: +62 812 9913 9683
@semasadikotatua
Buka: 11.00 – 18.00

COMPAGNIE KOFFIE

Kedai kopi yang berjarak 10 menit berjalan kaki dari jantung Kota Tua ini bisa jadi alternatif tempat ngopi yang pas setelah keliling-keliling kawasan Old Town (Kota Tua) Jakarta apalagi di saat udara Jakarta lagi panas-panasnya karena lokasinya agak di luar hiruk pikuk Kota Tua. Kedainya bersih, nyaman, temperature AC-nya bikin udara di dalam begitu sejuk, WIFI-nya kenceng bisa bikin mager (males gerak). Bisa banget buat kerja/nulis, rendez-vous dengan klien/kolega, chit-chat over coffee bareng temen dan lokasinya pas di depan salah satu ikon Kota Tua yaitu Jembatan Kota Intan.

Saya paling suka minum Dawet Ice Coffee. Kopi pake dawet/cendol. Rasanya segar. Cocok diminum di saat matahari Jakarta lagi terik-teriknya. Harganya cuma 20 ribu . Ada juga beberapa pilihan kopi & non kopi; espresso, piccolo, hot chocolate hingga mango rush. Rata-rata dibandrol seharga 20 ribu -35 ribu rupiah. Cukup ekonomis kan?

Ada juga cemilan seperti poffertjes, kaya toast, pisang goreng, dll. Seharga 25 ribu - 35 ribu. Untuk makanan beratnya ada pizza, nasi goreing, mie ayam, dll. Harganya berkisar antara 35 ribu – 68 ribu. Dan, ada pilihan menu non halal.

Psssst … ada diskon promo 20% untuk kunjungan pertama dan diskon 35% untuk tiap kunjungan berikutnya hingga akhir Januari 2018.


 


  

Jembatan Kota Intan dari teras Compagnie Koffie. Dok. Pri.
 Compagnie Koffie
Jl. Kali Besar Barat No. 50. Roa Malaka, Tambora – Jakarta Barat
Depan Jembatan Kota Intan
Tel: 021 22693209
@compagnie.id
Senin – Jumat:  7.30 – 17.00
Sabtu – Minggu: 7.00 – 15.00

Itu dia tiga tempat ngopi di kawasan Kota Tua Jakarta yang direferensikan oleh traveler modis. Wisata kuliner Kota Tua Jakarta masih akan berlanjut. Stay tune!

Baca juga:

You Might Also Like

6 komentar

  1. Balasan
    1. Terimakasih Bu Rose ... yuk, kita wiskul bareng?! :)

      Hapus
  2. Asik banget ya tempat-tempatnya. Favorit saya sih Compagnie Koffie. :D

    BalasHapus
  3. Besok2 kalo ke kota tua lagi, mau nyantai sambil ngopi ah. biasnaya terlalu terburu2 waktu sih
    hehehe

    BalasHapus
  4. Sip. Kalo main ke kota tua jakarta bisa nengok artikel ini dulu biar ga bingung cari tempat makan...

    BalasHapus
  5. Penasaran sama Dawet Ice Coffee ih :)

    Cheers,
    Dee - heydeerahma.com

    BalasHapus

Popular Posts

Follow by Email