Tips Berbelanja Saat Tour

01.10

Hasil gambar untuk funny cartoon women with shopping bags
Shop Shop Shop
  • Durasi! Durasi! Inget watktu euy! JANGAN BIASAIN TELAT! Apalagi kalau ikut group tour, yang lain bisa bete nungguin. Dan, program bisa berantakan. Tapi sering kali tour orang Indonesia kalau shopping telatnya berjamaah! #tepokjidat
  • Nyari orang Indonesia di objek wisata itu gampang-gampang susah. Udah ketebak sih nyangkutnya dimana, di toko suvenir/belanjaan. Tapi kalau tokonya puluhan atau ratusan, gempor tauuu nyarinya. TL nya pasti KEZEL! Be coopertaive pleaseee?! #elusdadaeluslutut
  • Untuk belanja suvenir atau oleh-oleh di toko suvenir, rata-rata lapak/toko suvenir yang deket dengan pintu masuk atau dekat pusat atraksi wisata biasanya harga barangnya lebih mahal daripada suvenir di toko yang terletak agak menjauh dari pintu pusat objek wisata. Kalau punya banyak waktu untuk belanja, silahkan eksplor sampai ke ujung-ujung. Tapi, kalau waktu berbelanjanya singkat, udah lah ya jangan jauh-jauh daripada ditinggal sama rombongan. Dan, JANGAN coba-coba ikut-ikutan buka lapak. Emangnya ngana tau RT/RW/lurah/camatnya dimane.
  • Ketika udah ngerasa temen-temen "hilang" dari area shopping tandanya waktu udah abis. Berinisiatif lah kembali ke tempat parkir bus atau ke tempat janji temu. Dan, coba kontak temen atau guide/TL via WA/sms. Kalau di tempat parkir udah nggak ada busnya, silahkan teriak sekenceng-kencengnya. Inshaallah busnya tetep nggak akan balik. Siapa suruh telat!
  • Kalau bayar belanjaan ANTRI ke belakang bukan ke samping. 
  • Kalau butuh bantuan pramuniaga JANGAN teriak "HEY HEY" atau "HALOH HALOH". Kalau di Jepang tinggal bilang "SUMIMASENG", di Prancis bilang "EXCUSEZ-MOI (baca: ekskuse moa), kalau di Spanyol bilang DISCULPAME (baca; diskulpame), di Italia bilang MI SCUSA (baca: mi skusa), atau dalam bahasa Inggris tinggal bilang EXCUSE ME (baca: ikskyuz mi). Di Jerman bilang PUNTEN (eeeeeh itu mah di Jejeran Supratman Bandung). Semua berarti "permisi/maaf". Sebelum berangkat, at least, pelajari apa permisi dalam bahasa di negara yang akan dikunjungi. Atau, tanyakan ke lokal guide (jika ada) atau ke MBAH GOOGLE. Sekali lagi, nggak pake teriak manggil pramuniaga. Acungkan tangan atau samperin pramuniaganya dan bertanya yang sopan dan senyum ramah. Tunjukan kalau turis Indonesia itu asyik, ramah, dan keren,
  • Barang di lapak/toko suvenir di kota-kota di Eropa, Amerika, Australia biasanya udah harga pas dan nggak bisa ditawar. Jadi percuma flirting sama penjaga tokonya. Nggak bakalan dikasih diskon juga. Tapi, kalau di Asia serperti di Vietnam, Malaysia, Cina dan beberapa negara di Asia lainnya rata-rata harga bisa ditawar. Kalau mau  sambil flirting engkoh-engkoh atau enci-enci yang jualan, silahkan. Resiko ditanggung sendiri!
  • Untuk belanja ‘serius’ semacam tas, baju, jam tangan, sepatu dengan merek-merek dan hasil rancangan designer ternama dunia keluaran terbaru (dengan harga yang udah pasti selangit), terutama di Eropa dan Amerika, shopping-nya di butik atau departemen store. Kalau mau yang lebih murah dengan diskon disana-sini, tapi barangnya udah lewat season/musimnya, dateng lah ke Factory Outlet (FO). Dan, kalau mau lebih murah lagi bisa belanja di toko second-hand (barang bekas) atau Flea Market ~ pasar kaget dengan lapak barang-barang second-hand. Kalau barang-barangnya masih berasa kemahalan juga, ya udah lah ya belanjanya di ITC Mangga Dua aja atau di CIMOL Gede Bage Bandung.
  • Belanja makanan, cemilan, atau coklat, kalau mau hemat, belanja lah di supermarket. Murah meriah.
  • Buat yang suka beli oleh-oleh coklat, mending beli coklatnya di hari-hari terakir aja soalnya takut lumer. Kecuali coklatnya mau dipake buat luluran.
  • Untuk pembelian makanan apalagi kue-kue basah, selalu cek tanggal kadaluwarsanya.
  • Selalu check and recheck sebelum meninggalkan cashier. Apakah barang yang diterima sudah sesuai dengan apa yang dibeli, apakah jumlah di bon sesuai, apakah jumlah item pembelanjaan sudah sesuai dengan apa yang dibayar, apakah uang kembalian sudah sesuai, apakah kartu kredit sudah kembali, dan yang terpenting jangan sampe ketinggalan paspor atau dompet. Repot ngurusnya kalau sampe hilang.
  • Berhati-hati lah kalau belanja di lapak kaki lima di Cina, terutama dengan uang kembalian. Saya selalu diwanti-wanti oleh Local guide tentang peredaran uang palsu.
  • Jika ikut rombongan tour dengan travel agent ke beberapa negara di Asia, biasanya ada beberapa tempat wajib kunjung seperti toko obat herbal di Beijing, toko gingseng di Seoul, toko perhiasan di Hongkong, toko madu di Bangkok, dan banyak lagi. Banyak orang berpikir ini tourist trap tapi sebetulnya bukan. Pemerintah di negara-negara tersebut bermitra dengan toko-toko tersebut dan travel agency untuk saling membantu mempromosikan produk lokal terutama kepada turis asing. So, datengin aja tempat-tempat tersebut. Kalau suka silahkan beli, kalau nggak tertarik ya udah dengerin aja penjelasan local guide-nya. Itung-itung nambah pengetahuan.
  • Bertanggung jawablah dengan barang masing-masing dan hindari saling titip menitip.
  • Kalau belanja banyak berarti harus nanggung resiko jika harus bayar excess baggage fee alias biaya kelebihan berat koper. Karena di airport, menjelangan kepulangan, saat check-in di counter penerbangan meskipun kita traveling dalam group biasanya check-in harus dilakukan secara individual atau per keluarga. Jadi jangan sewot kalau disuruh bayar kelebihan  bagasi. Siapa suruh belanjaannya segambreng kek mo buka toko kelontong.
TAX REFUND
  • Untuk turis asing biasanya ada fasilitas Tax Refund atau pengembalian pajak pembelanjaan dari setiap pembelanjaan senilai tertentu. Kalau kita perhatiin, di bon pembelanjaan suka ada tax atau pajaknya. Nah, itu yang dikembalikan kepada kita.
  • Dari satu negara ke negara lain, besaran angka pengembalian pajaknya berbeda. Ada pula negara yang nggak punya kebijakan tax refund bagi turis asing yang berbelanja di negaranya, seperti Amerika Serikat.
  • Proses tax refund biasanya dilakukan di airport terakhir sebelum kembali ke tanah air dengan mengisi lengkap dan menandatangani formulir untuk dicap oleh custom dengan membawa barang belanjaan untuk dicek oleh petugas custom. Pengembalian pajaknya bisa dalam bentuk uang tunai (cash) atau melalui kartu kredit. Jika memilih cash, uang akan dierima langsung tapi ada potongan yang biasanya lebih besar dari pada pengembalian ke kartu kredit. Tapi, jika pengembalian tax-nya ke kartu kredit, harap bersabar ya karena bisa memakan waktu lebih lama (1 minggu – 1 bulan).
TAX FREE
  • Ada juga toko-toko dengan tulisan TAX FREE. Atinya toko tersebut bebas pajak (konsumsi). pajak ini bisa dikembalikan dengan dua cara. Pertama, tunjukan paspor pada saat pembelian dan bayar dengan nilai yang udah dikurangi pajak konsumsi. Kedua, bayar pajak konsumsi saat membeli barang, kemudian menerima pengembalian pajak konsumsinya di tempat lain di dalam toko tersebut. 
  • Ada juga toko bebas pajak yang mengembalikan pajak konsumsi apabila total nilai belanjanya memenuhi syarat dibebaskan pajak konsumsi walaupun belanja di toko-toko berbeda di fasilitas komersil dengan beberapa toko. Kita bisa nerima pengembalian pajaknya di konter pengurusan pajak yang ada di fasilitas komersil tersebut. 
  • Salah satu negara yang menerapkan sistem ini adalah Jepang. Dengan pembelanjaan minimal senilai 5000 Yen kita bisa menikmati fasilitas tax free ini. Biasanya jika kita belanja di Jepang dan pembelanjaan kita mencukupi untuk dapat fasilitas pengembalian pajak, petugas di toko akan "menjepret" secarik kertas kecil di salah satu lebar paspor kita. Nah, kertas ini nanti harus kita tunjukkan ke petugas custom (bea cukai) bandara di Jepang sebelum kita antri di area passport control (imigrasi).
Happpy Shopping!

You Might Also Like

20 komentar

  1. Informasi berharga buat yang mau travelling

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih mba Swastikha ;) semoga bermanfaat.

      Hapus
  2. Terimakasih tips dan infonya Mas Idfi!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama. Semoga bermanfaat ya. Terimakasih sudah mampir dan komen. Happy shopping ;)

      Hapus
  3. info menarik.. dan saya konyolnya gak pernah minta tax refund.. padahal beli teleskop aja dulu di Jepang hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gapapa seeggaknya besok-besok ke jepang kan udah tau ada tx free ;) ayooo segera ke Jepang hihihi #amin

      Hapus
  4. Ooohoo nyari orang Indonesia di super market hihihi . . . banyak hal penting nii.

    BalasHapus
  5. Penyampaiannya ringan dan bikin ngikik sendiri... :D
    Aku suka...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih loh ;) tipsnya bokeh dishare kok di socmedmua. Siapa tau bisa bikin ngikik yg lain juga dan yang pasti siapa tau bermanfaat ;)

      Makasih yaaaa

      Hapus
  6. Yes, tax refund..aku banget nih..beli apa saja dari luar, pasti tax refund nggak pernah lupa :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Good! Pasti doyan shopping yak!? Lol

      Thanks loh udah mampir dan komen. Kalo suka dan kira2 bermanfaat, bokleh dishare loh blog/linknya ;)

      Makasih yaaa

      Hapus
  7. Nice info. berguna banget tuh masalah refund-refund-an :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih udah mampir dan komen ya ;)

      Kalo infonya menarik dan bisa bermanfaat boleh dishare loh di socmednya hehehe

      Makasih Kak Maya ;)

      Hapus
  8. Wah ini mas Idfi yg MC di event Indonesia is Me. Tips belanjanya lengkap banget dan bikin ngakak juga :D Tiap2 negara kadang beda2 ya sistemnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai mba Nita,
      Iya ini Idfi yg MC event Indonesia is Me. Makasih yaa udah mampir dan komen. Semoga bermanfaat.

      Hapus
  9. Kapan ya bisa jalan2 ke luar negeri dan merasakan asyiknya shoping dan langsung praktek seperti tulisan ini? Hihiii

    BalasHapus
    Balasan
    1. inshaallah bsia mba ... segera! amien! :)

      Hapus
  10. thank yah infonya, sangat bermanfaat sekali!

    BalasHapus
    Balasan
    1. terimakasih sudah mampir. Semoga bermanfaat ya tips nya :)

      Hapus

Popular Posts

Follow by Email