Traveler Modis

07.42


S

etelah malang melintang bertahun-tahun melakukan berbagai macam hal dan mencoba peruntungan dari mulai dunia tarik suara, televisi hingga jadi agen asuransi akhirnya saya semakin sadar bahwa salah satu Passion terbesar saya ada di dunia traveling. Pilihan profesi saya pun jatuh di dunia traveling. Saat ini saya sedang menikmati profesi saya sebagai tour guide dan tour leader yang sudah saya jalani sejak tahun 2010.



Tour guide / tour leader = jalan-jalan melihat dunia + dibayar



Sebagai tour guide dan tour leader saya nggak perlu kerja di balik meja selama 11 bulan dua minggu (minus weekend sebagai hari libur) seperti orang kebanyakan. Tempat kerja saya bisa di jalan saat dalam mobil / bus, di udara saat berada dalam pesawat terbang,  di samudera saat berada di atas kapal pesiar, di pantai berpasir putih somewhere di Bali, di satu museum di Paris, di sebuah kedai kopi di Roma, di situs arkeologi di Yunani, atau di 5th Avenue di New York.



Cuti kerja saya bukan 14 hari seperti rata-rata para pekerja di Indonesia karena saya bebas nentuin kapan mau cuti dan berapa lama cuti yang diambil. Dan saya pun nggak harus menguras tabungan dari hasil banting tulang selama setahun kerja untuk menikmati cuti kerja dengan cara traveling. Atau, ketika uang tabungan habis karena traveling, maka harus kembali kerja habis-habisan untuk kembali nabung. Begitu seterusnya. Saat orang-orang harus bayar dang ngeluarin duit banyak untuk jalan-jalan, saya malah dibayar untuk jalan-jalan. Seru, kan?



Berbagi cerita kepada dunia tentang Indonesia pada umumnya dan tentang tanah kelahiran saya Bandung dan ibukota Jakarta pada khususnya sebagai tour guide serta menjelajah penjuru dunia sebagai tour Leader membuat saya merasa punya arti dalam hidup.



Saya percaya bahwa dunia nggak selebar layar kaca. Nggak pula selebar layar perak. Nggak perlu jadi tontonan jutaan pasang mata apalagi kehidupan pribadi saya jadi bahan gunjingan penikmat layar kaca.



Saya kini bisa menjelajah dunia. Bebas. Lepas.



Dengan bekal kemampuan bahasa Asing alakadarnya dan mengkombinasikan pengalaman di bidang public speaking yang saya dapat selama bertahun-tahun dari dunia radio, televisi dan Master of Ceremony (MC) dengan passion di dunia traveling melalui profesi tour guide dan tour leader yang saya jalani, hasilnya saya bisa menginjakkan kaki di berbagai tempat di Indonesia dan lebih dari 30 negara di lima benua telah saya kunjungi.



Sebagian besar dari traveling saya itu, terutama dari tahun 2010, free of charge alias GRATIS. Sisanya ya jalan-jalan murah dengan diskon promo tiket, nginep di rumah temen atau sodara atau nebeng tidur di sofa teman komunitas traveler, cari makanan murah atau berdiskon. Buat saya yang murah yang nikmat. Lebih nikmat lagi kalo gratisan. Hahahaha.



Beneran deh, bisa jalan-jalan dengan modal gratis itu asyiknya nggak ada duanya! That’s me a traveler modis, modal diskon modal gratis! :)

Teaser (bacanya ala ala presenter infotainment): "Mau tau kira-kira pekerjaan apa saja yang bisa berpotensi keliling dunia? Lalu, bagaimana caranya jadi Tour Leader (TL), Tour Guide? Dan, bagaimana keseruan jadi TL atau guide? Pantengin terus  http://www.idfipancani.blogspot.co.id


You Might Also Like

5 komentar

  1. Terimakasih Kang dah berbagi salam

    BalasHapus
  2. Terimakasih Kang dah berbagi salam

    BalasHapus
  3. Sepertinya asyik jadi traveler modis. Terima kasih ceritanya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai mba Windhu. Iyaaa seru beneran jd traveler modis ;) terimakasih ya udah mampir dan sempet2in komen. Semoga bermanfaat

      Hapus

Popular Posts

Follow by Email